4 Langkah Awal Memulai Bisnis Dropship

4 Langkah Awal Memulai Bisnis Dropship

4 Langkah Awal Memulai Bisnis Dropship. Beberapa waktu lalu sudah di bahas tentang beberapa materi Bisnis Dropshi, Booming Bisnis Dropship Pahami Sebelum Memulainnya dan 3 Keuntungan Memulai Bisnis Dropship. Dan berikut akan di jabarkan 4 langkah memulai bisnis dropship. Semoga ini akan memabntu membuka wawasan Anda lebih dalam lagi tentang Bisnis Dropship

1. Melakukan survei ke supplier
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Memilih supplier untuk bisnis dropship adalah pekerjaan yang susah-susah gampang. Perlu ketelitian dan kesabaran untuk melakukan survei dan menentukan supplier yang mana yang pas buat Anda dan produk yang nantinya akan Anda jual.

Pada step ini Anda akan menemukan tip dan trik untuk menentukan supplier yang tepat untuk bisnis dropship yang sedang Anda rintis. Sehingga nantinya menentukan supplier bukan lagi urusan susah-susah gampang, tapi gampang-gampang susah he….he…..

Sebelum Anda menentukan pilihan pada satu supplier, ada beberapa hal yang perlu dipastikan dulu.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan

  1. Pastikan keaslian, kualitas, variasi, beserta harga produk yang dijual oleh supplier. Anda perlu tahu dengan detil karena nantinya Anda juga yang akan “menjualnya” ke pembeli.
  2. Jika ada, pastikan pajak, biaya asuransi, dan biaya administrasi lainnya. Anda perlu menghitung biaya-biaya ini dengan cermat. Di satu sisi, Anda akan memudahkan pembeli dengan menampilkan harga sebenarnya. Di sisi lain, Anda akan diuntungkan karena bisa menargetkan profit dengan tepat.
  3. Cari tahu apa saja opsi pembayarannya. Apakah supplier hanya menggunakan satu rekening bank atau beberapa rekening? Lalu, apakah supplier juga bekerja sama dengan merchant pembayaran lain seperti GoPay, Ovo, Indomaret, dan sebagainya.
  4. Pastikan juga jasa ekspedisi yang dipakai supplier. Jasa ekspedisi yang dipakai ikut mempengaruhi reputasi bisnis Anda. Dengan pengiriman yang cepat dan kondisi yang baik, tentu saja pelanggan akan lebih puas.
  5. Apakah supplier punya aturan soal pengembalian barang? Ini perlu dipastikan untuk mengantisipasi pembeli yang tidak puas dengan barangnya atau kesalahan supplier dalam pengiriman barang.
  6. Tanyakan apakah kemasan pengiriman bisa dikustomisasi. Jika iya, Anda bisa menyertakan kartu terima kasih atau keterangan lain soal bisnis Anda.
  7. Apakah supplier menampilkan stok barangnya secara real-time? Jika iya, tentu akan lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan bisnis dropshipping. Akan tetapi, jika tidak, Anda mungkin akan sedikit dibuat repot. Apalagi ketika pembeli sudah terlanjur melakukan pembayaran, padahal stok barang yang diinginkan sedang kosong.
  8. Paling penting, cari tahu reputasi supplier yang Anda sasar. Perhatikan rating toko dan ulasan-ulasan yang ada jika ia berada di jaringan marketplace. Jika ada, cari media sosialnya juga. Biasanya, pelanggan akan melakukan komplain atau meninggalkan testimoninya di akun media sosial tersebut.
  9. Jika jawaban dari hal-hal di atas cukup positif, Anda jangan buru-buru menentukan pilihan ke satu supplier. Anda tetap perlu melakukan satu langkah terakhir: melakukan uji coba pembelian ke supplier.

Hanya dengan begitu, Anda bisa betul-betul yakin dengan kualitas barang dan pelayanan yang supplier tawarkan. Tak masalah kalau Anda memang membutuhkan waktu lebih untuk melakukan survei. Karena ketika Anda bisa menemukan supplier yang pas, bisnis bisa berjalan lancar kan?

2. Tentukan marketplace
Untuk menjadi dropshipper, cara termudah adalah dengan berjualan melalui marketplace online. Marketplace online sudah memiliki basis pelanggan yang jelas. Selain itu, berbagai promo yang ada tiap bulan bisa membantu bisnis Anda ditemukan oleh pelanggan.

Anda bisa memilih salah satu dari banyak marketplace yang ada di Indonesia. Namun, beberapa marketplace yang menampilkan informasi jelas soal dropship adalah Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia.

Shopee dan Bukalapak memiliki sistem dropshipping yang mirip. Anda hanya perlu membeli barang seperti biasa dan mengklik pilihan dropship. Dengan begitu barang akan dikirimkan ke pelanggan tanpa menggunakan lambang marketplace. Sebagai gantinya, nama Anda yang akan dipampang sebagai pengirimnya.

Di sisi lain Tokopedia menjalankan sistem dropshipping yang sedikit berbeda. Mulai November 2018, Tokopedia tidak lagi membolehkan sistem internal dropshipping. Sistem ini, sedianya, menjembatani pembeli, dropshipper, dan penjual melalui marketplace yang sama.

Sebagai gantinya, Tokopedia menerapkan sistem external dropshipping. Skema ini membuat salah satu pihak tidak berada di marketplace yang sama. Misalnya, dropshipper melayani pembelian barang pelanggan Tokopedia dengan menyediakan barang dari marketplace lain. Contoh lainnya, dropshipper melayani pelanggan dari luar Tokopedia dengan menyediakan barang dari penjual Tokopedia.

Mana pun marketplace yang Anda pilih, tak jadi masalah. Karena sistem dropship antara satu dengan lain marketplace biasanya tak jauh berbeda. Alih-alih, soal dropship, Anda perlu memutuskan marketplace yang dipakai sesuai dengan potensi dan segmen pasar Anda.

3. Buat brand dan lakukan promosi
Brand adalah investasi Anda untuk terus mendapatkan pelanggan. Dengan tampilan profesional dan meyakinkan, tentu saja reputasi semakin meningkat. Dalam jangka panjang, Anda bisa meraup keuntungan lebih. Apalagi, jika Anda berhasil mengisi kekurangan yang dimiliki kompetitor lainnya.

Untuk memahami prinsip-prinsip utama dalam membuat brand dan menjalankan bisnis online, Anda bisa baca Belajar Digital Marketing Lengkap untuk Pemula. Di artikel tersebut kami menjelaskan apa keunggulan marketing digital dibandingkan strategi marketing konvensional. Bukan cuma itu saja, kami juga membahas beberapa hal praktik soal marketing. Beberapa di antaranya, seperti SEO, content marketing, dan social media marketing sangat cocok untuk bisnis dropship.

Lalu, untuk memahami lebih dalam soal marketing lewat media sosial, Anda bisa baca Memaksimalkan Media Sosial untuk Bisnis Online. Di artikel tersebut kami menjabarkan strategi pemasaran dan langkah-langkahnya.

4. Gunakan aplikasi pendukung
Bisnis secara online melibatkan banyak hal teknis untuk dilakukan. Dalam hal dropshipping, ini berarti memasukkan data soal barang dagangan ke marketplace. Bayangkan ketika Anda bermaksud menjual puluhan barang. Memasukkan data itu satu per satu dan mengunggah fotonya, tentu jadi pekerjaan yang melelahkan.

Untungnya, ada beberapa developer yang menawarkan solusi dari masalah ini. Menggunakan software tertentu, Anda bisa mengunggah puluhan bahkan ratusan info soal produk hanya dengan beberapa kali klik. Berikut adalah salah satu yang rekomended yaitu Dropshipstore V.2.

Apa itu Dropship Store, sebuah WordPress Plugin untuk

  1. Bikin Toko Online Dari Marketplace
  2. All Fitur Toko Online
  3. Fitur Riset Produk Laris
  4. Countdown Timer Di Checkoutpage
  5. Flow Belanja Murah
  6. Landing Page Toko Online

Apa saja manfaatnya untuk Anda ? Dan Apa yang membedakan Dropshiperstore dengan Toko Online Lainnya ?… Selengkapnya bisa Anda baca di sini.

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.